Di pertemuan sosialisasi loop line di kantor KCJ bulan November 2011, saya hadir dan bertanya tentang target yang ditentukan perihal keterlambatan. Manajemen KCJ berkata bahwa loop line ini tujuan utamanya adalah penambahan penumpang dan pemendekan headway (waktu interval antar kereta). Mereka tidak menyinggung soal target keterlambatan.

Hal ini saya sayangkan karena masalah ketepatan waktu adalah faktor penting kualitas pelayanan KRL, apalagi dengan sistem loop line dipana ketepatan transit adalah suatu aspek kunci.

Ketepatan waktu memang suatu hal sulit bagi rangkaian sistem KRL dimana suatu perjalanan kereta tergantung dengan perjalanan kereta lainnya. Meskipun telah disederhanakan dengan loop line, dampak gangguan di satu rute masih cukup berdampak terhadap rute lain.

Saran saya untuk perbaikan sistem KRL adalah pembenahan faktor-faktor yang berdampak pada keterlambatan kereta, seperti gangguan sinyal dan infrastruktur lain.

Bila proses pembenahan ini dilakukan keterlambatan mestinya berkurang. Dan untuk mengukur pengurangan itu, perlu ada target keterlambatan. TransportUmum meyakini perlunya parameter ketepatan waktu dan untuk itu akan berupaya mengadakan hal tersebut. Semoga pihak KJC suatu saat ‘berani’ melakukan evaluasi terhadap keterlambatan kereta mereka, meskipun sulit. Karena itulah salah satu indikator kemajuan.

Share
 

Leave a Reply